Tampilkan postingan dengan label CBR 250 RR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CBR 250 RR. Tampilkan semua postingan

Adu Kecepatan Racer Day Honda CBR Dan RC213V-S Di Sentul



Jakarta - Honda CBR yang kini makin trend dikalangan muda maupun tua, kabarnya PT Astra Honda Motor mengadakan CBR Race Day 2018. Dengan adanya acara ini, Honda semakin yakin dengan pemasaran motor di Indonesia.

PT Astra Honda Motor (AHM) semakin memanjakan komunitas dan pecinta motor sport fairing andalannya, Honda CBR. Bekerjasama dengan dua main dealer-nya untuk Jakarta, Tangerang, dan Jawa Barat (Jabar) PT Wahana Makmur Sejati (WMS) dan PT Daya Adicipta Motora (DAM) mengadakan Indonesia CBR Race Day (ICE Day) 2018, di Sirkuit Sentul, Jabar.

Selain ajang adu kebut komunitas Honda CBR250RR dan CBR150R, serta berbagai kegiatan lainnya, turut hadir juga influencecerdan pecinta roda dua, Ganindra Bimo. Suami dari Andrea Dian ini mendapatkan kesempatan emas untuk mencoba dua motor sport fairingdari pabrikan berlambang sayap mengepak ini, yaitu Honda CBR250RR dan juga versi jalanan dari tunggangan pembalap MotoGP Repsol Honda, Marc Marquez, Honda RC213V-S.

Bimo mencoba Honda CBR250RR sebanyak tiga lap. Sedangkan untuk Honda RC213V-S, ia mencoba sebanyak dua putaran yang ditemani langsung pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rezha Dhanika Ahrens.



Tes ini adalah aksi pertama menyentuh aspal Sentul menggunakan motor berkapasitas 250 cc. Bimo memang punya motor bermesin besar. "Buat saya, Honda CBR250RR ini merupakan paket lengkap, karena secara tampilan dan desain sudah gahar dan agresif. Sedangkan dari bodi, motor ini sudah sangat laki sekali dan benar-benar seperti pembalap," jelas Bimo di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Minggu (16/9/2018).

Saat mencoba Honda CBR250RR ini, ia sempat menyentuh kecepatan di 160 km/jam. Jadi, secara performa, motor ini memang sudah sangat mumpuni sekali, baik untuk penggunaan di sirkuit maupun sehari-hari di jalan raya dalam lalu lintas yang cukup padat.

"Saat digunakan di trek motor ini tidak goyang, jadi secara safety Honda sudah memikirkan hal tersebut untuk konsumennya. Kalau untuk saya, membeli motor ini untuk penggunaan sehari-hari dengan kondisi macet di Jakarta sudah sangat oke," tegasnya.

Sementara itu, terkait acara Indonesia CBR Race Day (ICE Day) 2018, mantan finalis MTV VJ Hunt 2008 ini mengaku sangat mengapresiasi hal tersebut. Pasalnya, dengan banyaknya komunitas Honda CBR250RR dan  beragamnya hobi yang dijalankan pecinta roda dua, acara ini sangat penting untuk setidaknya memberikan wadah yang positif.

"Apalagi jika berbicara atlet di Asian Games kita mencetak banyak emas, dan kini sudah saatnya kita mencetak pembalap yang berkompeten dan bisa bersaing di berbagai ajang. Selain itu, perlu diperhatikan juga sarana dan fasilitas balap di Indonesia," jelas Bimo.




Setelah mencoba Honda CBR250RR, Bimo langsung menjajal Honda RC213V-S di tempat yang sama. Saat mencoba roda dua seharga Rp 7,6 miliar, Bimo melaju cepat dalam dua putaran Sirkuit Sentul.
"Gila sih motor ini. Gua juga ada motor berkapasitas 1.200 cc, tapi ini (Honda RC213V-S) ini megang banget sih tenaganya. Selain performa, segi safety dari motor ini juga luar biasa, bahkan gua nyusul Rezha cepat sekali," tambah Bimo.

Selain itu, motor ini juga memiliki bobot yang ringan. Jadi, saat digunakan untuk corneringmotor ini memiliki handling yang sangat mumpuni, dan gampang dikendalikan meskipun bukan untuk pembalap sekalipun.

Untuk diketahui, Honda RC213V-S dibuat khusus di pabrik Kumamoto, Jepang, dengan cara manual. Produk ini memiliki konfigurasi mesin serupa dengan versi balapnya, yaitu mesin ber-DNA balap V4, 4 tak, DOHC, 4 valve, 6 speed, berpendingin cair, dengan kapasitas 999 cc.

Mesin motor versi jalanan dari motor balap Marc Marquez tersebut mampu menyemburkan daya sampai 157 Tk pada 11.000 rpm dan torsi 102 Nm pada 10.500 rpm untuk versi standar.

Setelah mencoba Honda CBR250RR, Bimo langsung menjajal Honda RC213V-S di tempat yang sama. Saat mencoba roda dua seharga Rp 7,6 miliar, Bimo melaju cepat dalam dua putaran Sirkuit Sentul.
"Gila sih motor ini. Gua juga ada motor berkapasitas 1.200 cc, tapi ini (Honda RC213V-S) ini megang banget sih tenaganya. Selain performa, segi safety dari motor ini juga luar biasa, bahkan gua nyusul Rezha cepat sekali," tambah Bimo.
Selain itu, motor ini juga memiliki bobot yang ringan. Jadi, saat digunakan untuk corneringmotor ini memiliki handling yang sangat mumpuni, dan gampang dikendalikan meskipun bukan untuk pembalap sekalipun.

Untuk diketahui, Honda RC213V-S dibuat khusus di pabrik Kumamoto, Jepang, dengan cara manual. Produk ini memiliki konfigurasi mesin serupa dengan versi balapnya, yaitu mesin ber-DNA balap V4, 4 tak, DOHC, 4 valve, 6 speed, berpendingin cair, dengan kapasitas 999 cc.

Mesin motor versi jalanan dari motor balap Marc Marquez tersebut mampu menyemburkan daya sampai 157 Tk pada 11.000 rpm dan torsi 102 Nm pada 10.500 rpm untuk versi standar.

RPM naik jadi 14.100, Tips Membuka Limit Pada Kabel Standar Motor CBR 250 RR


Honda CBR 250RR - Kecepatan maksimal Honda CBR 250 RR saat di tes pada mesin Dyno mentok pada 185 Km/jam beda tipis dengan tes di jalan 179 Km/jam.

Pada versi yang sudah di modifikasi untuk balap, ternyata juga tidak beda jauh. Hanya dapat 183 Km/jam.

"Bahkan sudah porting juga mentok kisaran 183 Km/jam, sepertinya memang di limit," ujar Angga Kurniawan, pemilik tim Honda V3BKS AR-1 NHK.

Jadi pada transmisi ke 6 motor yang di nobatkan sebagai Bike Of The Year Otomotif Award 2017 ini, dengan menggunakan ECU standar pada putaran mesin mentoknya hanya 13.000rpm saja. Mungkin untuk safety atau daya tahan mesin.

Tentunya batasan kecepatan maksimal ini membatasi usaha meraih waktu lebih cepat agar kompetitif saat balap. Maka dari itu berexperiment mencari cara agar Speed Limit bisa dibuka.

"Dari cabut speed sensor, Jumper kabel Gear Position, ternyata tidak ada yang sukses," kata sudirjo, mekanik Honda V3BKS AR-1 NHK yang bertempat di kelapa dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Terakhir kalinya mencoba tukar kabel gear position, untuk gigi 6 tukar ke gigi 1, ternyata sukses top speed naik hingga 193 Km/jam. Catatan waktu Nico Jullian di sentul juga lebih cepat 2 detik, dari 1:49 kini menjadi 1:47," papar Dirjo.

Untuk info tambahan, gigi 1 sampai 5 CBR 250 RR bisa sampai 14.100rpm, sedangkan pada gigi 6 hanya dapat 13.000rpm.

Karena kabelnya di tukar, gigi 6 kini bisa sampai 14.100rpm. gimana caranya ? Ternyata sangat mudah, hanya memindahkan posisi kabel di soket gear position.

"Yang ditukar posisi antara kabel biru-hitam dan kuning-merah," ucap Dirjo. Jadi saat gigi 1 gear position akan menampilkan gigi 6, sebaliknya gigi 6 tertera gigi 1.

Pertama tentu fairing kiri agar di lepas, karena soket hitam berisi 7 kabel berada di sebelah kiprok. Setelah melepas Soketnya, gunakan alat bantu seperti obeng minus yang lebih kecil dan tajam untuk melepas kabelnya. "Pertama lepas plastik putih didalamnya dengan di congkel, lalu angkat pengunci skun kabelnya dan tarik kabel dari sisi belakang .

Jika sudah tinggal di tukar posisi keduanya. Sekarang top speed bisa naik dengan ECU standar.
| Januari 09, 2018 | , , ,
Back to Top